Ayo menyumbang

Ayo menyumbang

Peluang Amal Jariyah

Peluang Amal Jariyah

Friday, January 30, 2015

Jadilah para pembuka pintu kebaikan.

Syaikh Abdurrazzaq Al Badr
Dari Anas bin Malik, semoga Allah meridhainya, berkata : Rasululllah shallallahu alaihi wa sallam bersabda : Sesungguhnya diantara manusia terdapat para pembuka pintu kebaikan dan penutup pintu keburukan. Dan di antara manusia juga ada para pembuka pintu keburukan dan penutup pintu kebaikan. Maka kebahagiaan bagi orang yang Allah jadikan pembuka pintu kebaikan dan penutu pintu keburukan ada ditangannya, dan kecelakaanlah bagi orang yang Allah jadikan pembuka pintu keburukan dan penutup pintu kebaikan ada ditangannya.
Maka barangsiapa yang menginginkan dirinya menjadi pembuka pintu kebaikan, penutup pintu keburukan serta menjadi pemilik kebahagian, maka dia harus berusaha untuk :
  1. Ikhlas kepada Allah dalam perkataan dan amal, karena keikhlasan adalah pondasi dari segala sesuatu, dan semua kebaikan itu tumbuh diatasnya.
  2. Berdoa kepada Allah untuk mendapatkan taufiq agar menjadi pembuka pintu kebaikan dan penutup pintu keburukan, karena do’a adalah pembuka segala pintu kebaikan. Dan Allah tidak akan menolak do’a seorang hamba dan tidak akan mengecewakan seruan seorang mukmin.
  3. Bersemangat untuk mencari dan mendapatkan ilmu, karena ilmu akan menyeru kepada kebaikan dan keutamaan serta akan menjadi penghalang dari kerendahan dan kehinaan.
  4. Bersegera melakukan ibdah kepada Allah, terutama yang fardhu, dan lebih khusus lagi adalah shalat. Karena dengan shalat itu dapat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.
  5. Berhias dengan akhlaq yang mulia, dan menjauhkan diri dari akhlaq yang tercela.
  6. Bergaul dengan orang yang shalih dan duduk bersama mereka, karena duduk bersama mereka akan dliputi oleh rahmat dan malaikat akan menaunginya. Dan jauhilah bergaul dan duduk bersama orang yang jahat, karena majlis mereka adalah tempat turunya syaithan.
  7. Menasehati manusia dengan kebaikan ketika bergaul, dan dengan menyibukkan mereka dengan kebaikan dan menjauhkan/mengalihkan mereka dari keburukan.
  8. Mengingat hari ketika setiap hamba berdiri dihadapan Rabbul alamin, sehingga Allah membalas setiap orang yang berbuat kebaikan dengan kebaikan dan membalas orang yang bermaksiyat sesuai dengan kemaksiyatanya. Allah berfirman dalam surat al zalzalah ayat 7-8 : “ Barangsiapa beramal kebaikan sebesar dzarrah niscaya dia akan meihatnya, dan barangsiapa yang beramal keburukan sebesar dzarrah, niscaya dia akan melihatnya”.
  9. Dan tiang dari itu semua adalah keinginan yang kuat dari seorang hamba terhadap kebaikan dan untuk memberi manfaat kepada sesama. Maka kapan saja seseorang ketika keinginan itu kuat, niat telah terpancang, dan azzam telah kokoh, lalu meminta pertolongan kepada Allah kemudian mendatangi urusan itu melalui pintunya, niscaya - dengan ijin Allah – dia akan menjadi pembuka pintu-pintu kebaikan dan penutup pintu-pintu keburukan.
Dan Allah akan menolong hamba dengan taufiq Nya, kemudian akan membukakan kebenaran kepada siapa saja yang dikehendaki Nya, dan dia adalah sebaik-baik pembuka pintu kebaikan.

Diterjemahkan dari Majalah Ommaty, edisi 46 Rojab 1429.


Baca Ini Juga

Memuat...
Copyright © 2014 Blogger Bumi Lasinrang. All Rights Reserved. Template by CB Blogger. Powered by Blogger.