Ayo menyumbang

Ayo menyumbang

Peluang Amal Jariyah

Peluang Amal Jariyah

Monday, February 9, 2015

Awas Kematian Mendadak!

Abu Ismail Muslim Al-Atsari




Kematian mendadak merupakan salah satu dari tanda-tanda dekatnya hari
Kiamat. Nabii bersabda,


Sesungguhnya di antara tanda-tanda hari kiamat adalah … munculnya
kematian mendadak. 
1

Sabda Nabi tersebut, pada zaman ini benar-benar sudah nyata. Kita lihat, seseorang yang sehat kemudian mati tiba-tiba. Orang-orang sekarang menyebutnya "serangan jantung". Orang yang berakal hendaklah memperhatikan dirinya. Segeralah bertaubat kepada Penguasanya, sebelum kedatangan kematian mendadak yang tidak disangkanya!




Imam Bukhari telah mengingatkan hal ini dalam sya’ir beliau



Manfaatkanlah keutamaan ruku’ (shalat; ibadah) di saat longgar.
Karena boleh jadi kematianmu datang tiba-tiba.
Berapa banyak orang sehat yang aku lihat tanpa penyakit,
Jiwanya yang sehat pergi dengan tiba-tiba.


Al-Hafizh Ibnu Hajar menyatakan,



Termasuk perkara yang mengherankan, bahwa beliau (Imam Bukhari) mengalaminya
(kematian mendadak) atau yang semacamnya. 
2


Seorang yang mulia mengatakan,




Banyak di antara kawanku yang telah melepaskan nyawanya saat memperturutkan
syahwatnya, menjadi tawanan kenikmatan, lalai mengingat maut dan hisab.
Setelah Allah memberi petunjuk kepadaku untuk mentaati-Nya, aku segera menemui sahabatku untuk menasehatinya. Mengajaknya kepada ketaatan dan mengancamnya dari kemaksiatan. Tetapi, dia hanya beralasan dengan keadaannya yang masih muda. Dia telah tertipu oleh panjang angan-angan.
Maka, demi Allah, kematian telah mendatanginya secara mendadak, sehingga
hari ini dia telah berada di dalam tanah, terkubur. Dia telah terbelenggu dengan keburukan-keburukan yang telah dilakukannya. Kenikmatan telah hilang darinya. Penyanyi-penyanyi wanita telah meninggalkannya.
Tinggallah berbagai tanggungjawab pada lehernya. Dia telah menghadap kepada Al-Jabbar (Allah Yang Maha Perkasa) … dengan amalan-amalan orang-orang yang fasik dan durhaka.

Semoga Allah melindungiku dan Anda … dari catatan amal, seperti catatan amalnya, dan dari akhir kehidupan, seperti akhir kehidupannya.
Maka bertaqwalah kepada Allah, wahai hamba Allah! Janganlah engkau menjadi seperti dia, sedangkan engkau tahu bahwa dunia ini telah berjalan ke belakang, dan akhirat berjalan mendatangi.

Ingatlah saat kematian dan perpindahan. Dan (ingatlah) yang akan tergambarkan di hadapanmu, berupa banyaknya keburukan dan sedikitnya kebaikan.

Maka, apa yang ingin engkau amalkan pada saat itu, segeralah amalkan sejak hari ini. Dan apa yang ingin engkau tinggalkan, maka (tinggalkanlah) sejak sekarang.
Maka seandainya kita telah mati, kita dibiarkan. Sesungguhnya kematian itu merupakan kenyamanan seluruh yang hidup,
Tetapi jika kita telah mati, kita pasti dibangkitkan. Dan setelah itu, kita akan ditanya tentang segala sesuatu. 
3







Catatan Kaki

1

HR. Thabrani, Dhiya’ Al-Maqdisi. Dihasankan Syaikh Al-Albani
dalam Shahih Al-Jami’ no. 5775.


2

Hadyus Sari, hal. 48. Dinukil dari kitab Asyratus
Sa’ah, hal. 199, karya Syaikh Yusuf bin Abdullah bin Yusuf Al-Wabil.


3

Kitab Ahwalul Qiyamah, hal. 4-5. Secara ringkas dinukil dari
Mukhtasar Ahkamul Janaiz, karya Syaikh Ali bin Hasan Al-Halabi.



Baca Ini Juga

Memuat...
Copyright © 2014 Blogger Bumi Lasinrang. All Rights Reserved. Template by CB Blogger. Powered by Blogger.