Tuesday, April 28, 2015

Khawarij – Jamaah Takfir

Bismillah Assalamu alaikum



Khawarij adalah kelompok sesat pertama yang muncul di era Islam. Faham utamanya adalah mengkafirkan sesama muslim. Yang paling menonjol adalah pengkafiran terhadap pemerintah muslim karena mereka tidak menerapkan hukum Islam.
Asy-Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani berkata : “Ia merupakan fitnah yang telah lama ada, yang diprakarsai oleh kelompok sesat dari kelompok-kelompok Islam pertama, yang dikenal dengan Khawarij.”

Mereka telah berani mengkafirkan Khalifah Utsman bin Affan radiyallahu ‘anhu dan orang-orang yang bersamanya. Mengkafirkan orang-orang yang memerangi ‘Ali bin Abi Thalib radiyallahu ‘anhu dalam perang Jamal dan Shiffin.
Kemudian mengkafirkan semua yang terlibat dalam peristiwa Tahkim termasuk ‘Ali bin Abi Thalib radiyallahu ‘anhu dan akhirnya mengkafirkan siapa saja yang tidak sefaham dengan mereka

Sebab Munculnya Fitnah Takfir

Asy-Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullah berkata : “Sejauh apa yang aku pahami, sebabnya kembali kepada dua perkara, yaitu :
  • Dangkalnya ilmu dan kurangnya pemahaman tentang agama
  • Memahami agama tidak dengan kaidah syar’iyyah
Siapa saja yang menyimpang dari jalan Jama’ah yang dipuji oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dalam banyak sabdanya dan telah disebut oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala di dalam Al-Quran, maka ia telah menentang Allah dan Rasul-Nya.
Allah ta’ala berfirman :
“Dan baragsiapa menentang Rasul sesudah jelas baginya kebenaran dan mengikuti selain jalan orang-orang mukmin, kami biarkan ia leluasa bergelimang dalam kesesatan dan kami masukkan ia ke dalam Jahannam, dan jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali.” [An-Nissa : 115]
Yang dimaksud dengan “orang-orang mukmin” dalam ayat di atas adalah para shahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan generasi pertama dari umat ini.
Dari sinilah banyak sekali kelompok-kelompok yang tersesat sejak dahulu hingga kini. Karena mereka tidak mengikuti jalan orang-orang mukmin dan semata-mata mengandalkan akal.
Mereka bahkan mengikuti hawa nafsu di dalam menafsirkan Al-Quran dan As-Sunnah yang kemudian membuahkan kesimpulan-kesimpulan yang sangat berbahaya dan akhirnya menyimpang dari jalan As-Salafush Shalih. [Selesai perkataan Syaikh Al-Albani].

Sebab yang Lain

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah menambahkan sebab ke tiga, yaitu jeleknya pemahaman yang dibangun di atas jeleknya niat.
Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan rahimahullah menambahkan sebab yang lain, yaitu adanya kecemburuan (Ghairah) yang berlebihan terhadap agama atau semangat yang tidak pada tempatnya.

Wajib Ekstra Hati-hati

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah berkata : “Pemberian vonis kafir dan fasiq bukan urusan kita, namun ia dikembalikan kepada Allah dan Rasul-Nya. Karena ia termasuk hukum syariah yang referensinya kembali kepada Al-Quran dan As-Sunnah.
Maka wajib untuk ekstra hati-hati dan teliti dalam permasalahan ini sehingga tidaklah seseorang dikafirkan dan duhukumi fasiq kecuali bila Al-Quran dan As-Sunnah telah menunjukkan kekafiran dan kefasikannya.
Dan hukum asal bagi seorang muslim yang secara dzahir nampak ciri-ciri keislamannya adalah tetap berada di atas keislaman, sampai benar-benar terbukti dengan dalil syar’i tentang adanya sesuatu yang menghapusnya. Tidak boleh bermudah-mudahan dalam mengkafirkan seorang muslim atau menghukuminya sebagai fasiq.”
Inilah dasar pijakan bagi kelompok sesat Khawarij dan peringatan dari para ulama’ salaf agar kita berlepas diri daripadanya.
Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menunjuki kita kepada jalan yang lurus. Jalan yang Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan para shahabatnya berdiri di atasnya.



Baca Ini Juga

Memuat...
Copyright © 2014 Blogger Bumi Lasinrang. All Rights Reserved. Template by CB Blogger. Powered by Blogger.