Saturday, August 29, 2015

Dua Puluh (20) Kesia-siaan, Bahaya, & Dosa Lisan/Ucapan

Bismillah Assalamu alaikum

Dua Puluh (20) Kesia-siaan, Bahaya, & Dosa Lisan/Ucapan

(Bagian II)
11. As Sukhriyyah (Ejekan) dan Istihza' (cemoohan)
Sukhriyyah berarti meremehkan orang lain dengan mengingatkan aib/kekurangannya untuk ditertawakan, baik dengan cerita lisan atau peragaan di hadapannya. Jika dilakukan tidak di hadapan orang yang bersangkutan disebut ghibah (bergunjing).
Perbuatan ini terlarang.
Firman Allah : “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka yang diolok-olok lebih baik dari mereka yang mengolok-olok dan janganlah pula wanita-wanita mengolok-olok wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita yang diolok-olok itu lebih baik dari yang mengolok-olok“ (Q.S. Al Hujuraat : 11)
Muadz bin Jabal radhiyallahu 'anhu berkata : Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : “Barang siapa yang mencela dosa saudaranya yang telah bertaubat, maka ia tidak akan mati sebelum melakukannya” (H.R. At Tirmidzi)

12. Menyebarkan rahasia
Menyebarkan rahasia adalah perbuatan terlarang. Karena ia akan mengecewakan orang lain, meremehkan hak sahabat dan orang yang dikenali.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya orang yang paling buruk tempatnya di hari kiamat, adalah orang laki-laki yang telah menggauli istrinya, kemudian ia ceritakan rahasianya”. (H.R. Muslim)

13. Janji palsu
Mulut sering kali cepat berjanji, kemudian hati mengoreksi dan memutuskan tidak memenuhi janji itu. Sikap ini menjadi pertanda kemunafikan seseorang.
Firman Allah : “Wahai orang-orang beriman tepatilah janji…” (Q.S. Al Maa’idah : 1)
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : “Ada 3 hal yang jika ada pada seseorang maka dia adalah munafiq, meskipun puasa, shalat, dan mengaku muslim. Jika berbicara dusta, jika berjanji ingkar, dan jika dipercaya khianat” (Muttafaq alaih)

14. Bohong dalam berbicara dan bersumpah
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya berbohong akan menyeret orang untuk curang. Dan kecurangan akan menyeret orang ke neraka. Dan sesungguhnya seseorang yang berbohong akan terus berbohong hingga ia dicatat di sisi Allah sebagai pembohong” (Muttafaq alaih)
“Ada tiga golongan yang Allah tidak akan menegur dan memandangnya di hari kiamat, yaitu : Orang yang membangkit-bangkit pemberian, Orang yang menjual dagangannya dengan sumpah palsu, dan Orang yang memanjangkan kain sarungnya” (H.R Muslim)
“Celaka orang berbicara dusta untuk ditertawakan orang, celaka dia, celaka dia” (H.R Abu Dawud dan At Tirmidzi)

15. Ghibah (Bergunjing)
Ghibah adalah perbuatan tercela yang dilarang agama.
Rasulullah pernah bertanya kepada para sahabat tentang arti ghibah.
Jawab para sahabat: ”Hanya Allah dan Rasul-Nya yang mengetahui”.
Sabda Nabi: “ghibah adalah menceritakan sesuatu dari saudaramu, yang jika ia mendengarnya ia tidak menyukainya.”
Para sahabat bertanya : “Jika yang diceritakan itu memang ada? Jawab Nabi : ”Jika memang ada itulah ghibah, jika tidak ada maka kamu telah mengada-ada” (H.R Muslim)
Firman Allah subahanahu wa ta'ala : “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya” (Q.S. Al Hujuraat : 12)

16. Namimah (adu domba)
Namimah adalah menyampaikan pembicaraan seseorang kepada orang lain agar mereka bertengkar.

17. Perkataan yang berlidah dua.

18. Menyanjung secara berlebihan

19. Kurang cermat dalam berbicara (asal bunyi)

20. Melibatkan diri secara bodoh pada beberapa pengetahuan dan pertanyaan yang menyulitkan
Mari melatih diri untuk menghindari semuanya.
Insyaa Allah Penuh Berkah.
~ MuDas - Muslim Cerdas ~


Baca Ini Juga

Memuat...
Copyright © 2014 Blogger Bumi Lasinrang. All Rights Reserved. Template by CB Blogger. Powered by Blogger.