Ayo menyumbang

Ayo menyumbang

Peluang Amal Jariyah

Peluang Amal Jariyah

Monday, May 23, 2016

Menangis Ketika Melihat Biaya Operasi

Bismillah Assalamu alaikum


Seorang kakek berusia 70 tahun mengidap sebuah penyakit. Dia tidak dapat kencing. Dokter mengabarkan kepadanya kalau dia membutuhkan operasi untuk menyebuhkan penyakitnya. Dia setuju untuk melakukan operasi karena penyakit itu telah menimbulkan sakit yang luar biasa selama berhari-hari.

Ketika operasi selesai, dokter memberika tagihan pembayaran seluruh biaya operasi. Kakek tua itu melihat pada kuitansi dan mulai menangis. Meihatnya menangis, dokter pun berkata kepadanya bila biayanya terlalu tinggi, mereka dapat membuat pengaturan lain. Orang tua itu berkata,

?Aku tidak menangis karena uang itu, tetapi aku menangis karena Allah menjadikanku buang air tanpa masalah selama 70 tahun dan Dia tidak pernah mengirimkan tagihan.?[1]

Memang kenikmatan dari Allah sangat banyak dan kita tidak akan mampu menghitungnya bahkan kebanyakan kita lupa akan nikmat Allah.

Allah Ta?ala berfirman,


?Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.? (QS. An Nahl: 18).

?Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).? (QS. Ibrahim: 34

Salah satu contohnya adalah nikmat bisa BAK dan BAB, ini merupakan nikmat yang luar biasa dan sangat jarang kita syukuri. Karenanya doa keluar WC atau kamar mandi adalah meminta ampun:


 ?Ghufranaka (Aku meminta ampunanmu Ya Allah)?.

Hikmahnya adalah Kita meminta Ampun kepada Allah karena kita Sering meremehkan nikmat Allah kepada kita yaitu kenikmatan bisa lancar buang Air kecil. BAB atau BAK yang lancar juga merupakan kenikmatan, yaitu perasaan lega dan rasa ringan di tubuh.

Syaik Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata,


?Hikmah dari doa ini ?wallahu a?lam- Allah telah memberikan kenikmatan berupa mudahnya bagi hamba makan dan minum. Kemudian Allah memberikan kenikmatan mudahnya kotoran keluar. Seorang hamba sering meremehkan bersyukur, maka disyariatkan baginya agar beristigfar meminta ampun ketika hilangnya kotoran setelah mendapat nikmat berupa makanan dan minuman. Allah Subhaanahu mencintai hambanya yang mensyukuri nikmatnya.?[2]

Demikian semoga bermanfaat

Penyusun:   dr. Raehanul Bahraen

artikel www.muslimfiyah.com

[1] Untaian Mutiara Hikmah Vol.2/I, edisi juli 2009

[2] Majmu? Fatawa Syaikh Bin Baz, sumber:http://www.binbaz.org.sa/mat/2274


Baca Ini Juga

Memuat...
Copyright © 2014 Blogger Bumi Lasinrang. All Rights Reserved. Template by CB Blogger. Powered by Blogger.