Sebanyak 10 pelajar UPT SMP Negeri 4 Pinrang dipercaya untuk mengisi ceramah di sejumlah masjid selama bulan suci Ramadan 1447 H. Dimana ke 10 siswa-siswi adalah anggota kegiatan eskul Remus (Remaja Mushalla) dan Tahfidz Qur'an, dan mereka telah di bimbing langsung oleh para pembina dan guru Pendais di Sekolah dan layak untuk mendapatkan mandat Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan yang digagas oleh pihak sekolah.
Para siswa tersebut dijadwalkan menyampaikan tausiah usai salat Isya di beberapa masjid yang tersebar di wilayah Kabupaten Pinrang dan sekitarnya. Materi yang mereka bawakan mencakup pembahasan tentang, keutamaan bulan Ramadan, pentingnya menjaga persatuan, hingga menanamkan sikap toleransi dalam kehidupan sosial.
Kepala UPT SMP Negeri 4 Pinrang, Amran Muhiddin, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk melatih keberanian Siswa tampil di depan umum sekaligus meningkatkan kemampuan bahasa mereka. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperdalam nilai spiritual peserta didik. Ia menegaskan bahwa sekolah ingin melahirkan siswa yang tidak hanya pintar akademik, tetapi juga kreatif, religius dan integritas sesuai jargon sekolah ini KEREN (kreatif , religius dan integritas) memiliki karakter kuat dan kepedulian terhadap nilai-nilai keagamaan. Ramadan, menurutnya, merupakan waktu yang tepat untuk membentuk hal tersebut.
Sebagai sekolah negeri, UPT SMP Negeri 4 Pinrang tetap berkomitmen menanamkan dasar keimanan dan akhlak yang kokoh kepada para siswa. Program ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat serta pengurus masjid yang memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk berbagi ilmu dan pengalaman.
Partisipasi siswa sekolah umum dalam syiar Ramadan ini dinilai sebagai bukti bahwa pembinaan karakter religius dapat dilakukan di berbagai lembaga pendidikan. Kehadiran mereka turut menyemarakkan kegiatan Ramadan bersama para santri dari sejumlah pesantren yang juga aktif berdakwah di masjid-masjid.
Diharapkan, kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga mampu melahirkan generasi muda yang percaya diri, berakhlak baik, dan siap berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat.
